Bermalam Di Aston Denpasar

Bermalam Di Aston Denpasar

Hidup memang penuh ketidakpastian, ya setidaknya hidup saya. Jangan tanya, hidup saya penuh kejutan diluar rencana. Seperti petang ini, saya tiba-tiba harus melintasi angkasa Jawa menuju Pulau Dewata dan baru diberi kabar larut malam sebelumnya. Ini bukan keluhan, saya sungguh menikmati hidup saya seperti ini kok. 😀

Kali ini saya berkesempatan menginap di Aston Denpasar. Pertama kali tahu kalau kami akan menginap disini, rekan kerja saya sempat mengeluh, karena pernah punya pengalaman di Aston Denpasar ini dengan pelayanan yang kurang memuaskan. Saya sempat sanksi, siapa sih yang tidak mengenal citra Aston?

Lalu tibalah kami di lobby hotel.

Hmm, bangunannya memang tua. Ornamennya juga jadul. Yang cukup menganggu adalah aroma remason yang ada di setiap sudut hotel ini. Hahaha.

Menurut resepsionis, seharusnya kami mendapat kamar tipe studio. Namun karena banyak kamar studio yang sedang direnovasi, jadi kami mendapatkan free upgrade. Saya dapat kamar one bed room, teman saya dapat kamar two bed room karena mereka memesan twin bed. Katanya sebenarnya yang two bed room itu untuk kapasitas 4 orang, tapi karena mereka hanya berdua jadi yang 1 kamar lagi dikunci. Cukup aneh karena sebelumnya saya ingin memesan tipe kamar semi apartemen tersebut karena saya bepergian dengan dua teman laki-laki saya, namun katanya kamar tersebut tidak tersedia saat reservasi.

Walaupun harus terpisah, saya coba nikmati saja kamar ini sendirian. Toh saya hanya akan singgah untuk terpejam sekejap, karena besok pagi saya harus bergegas ke misi utama perjalanan ini alias kerja! :p

Dibandingkan kamar yang two bed room, saya lebih suka kamar saya yang one bed room. Bersih dan terang, suasanyanya juga lebih nyaman. Walaupun cukup mengejutkan saya menemukan autan dan obat nyamuk elektrik di meja kamar saya, maksudnya, masa sih ada nyamuk di kamar hotel? Haha. Tapi menurut saya cukup nyaman lah untuk mengisi ulang energi saya.

Ini foto-foto suasana kamar. Sayangnya saya lupa mengambil foto-foto makanan saat sarapan, padahal lumayan kok enak-enak. Mungkin waktu itu teman saya memang sedang sial dapat menu sarapan yang tidak enak, menambah kekecewaan pengalamannya menginap di Aston Denpasar.

 

KAMAR TIDUR

KAMAR MANDI

 

RUANG TAMU

2 thoughts on “Bermalam Di Aston Denpasar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *