Nasib Bunta, Teman-temannya, dan Dinasourus di Jurassic World

Nasib Bunta, Teman-temannya, dan Dinasourus di Jurassic World

Wanita dengan rambut berwarna cokelat kemerahan itu memakaikan topi di kepalanya. Dia berdiri dan perlahan memutar lehernya ke belakang. Tampak sesosok makhluk besar berleher panjang menyingkap api yang berkobar dari lahar gunung berapi.

Wajahnya tampak pilu, Tak berdaya. Satu-satunya harapannya adalah makhluk yang paling sempurna di bumi ini menyelamatkannya dari kepunahan, namun dengan berat hati Apatosaurus si dinasaurus herbivora itu harus melihat manusia-manusia meninggalkannya di pulau yang sedang terlahap letusan gunung berapi.

Photo source: Jurassic Outpost
Di scene Jurassic World: The Fallen Kingdom ini, tiba-tiba dada saya merasa sesak. Adegan ini memang tak cukup dramatis untuk membuat tangis saya pecah, tapi cukup membuat saya tersadar. Bahwa tragedi ini tidak hanya adegan di dalam film box office saja, tragedi ini juga pernah dan akan sangat mungkin terjadi di kehidupan nyata.

Pernah? Ya. Pernah dengar tentang Harimau Jawa dan Harimau Bali? Kini kaum Harimau Indonesia hanya menyisakan spesies Harimau Sumatera saja. Mereka pun sangat terancam punah, tahun 2014 tercatat hanya ada 150 ekor Harimau Sumatera tersisa di alam liar.

Ingat dengan Bunta? Pekan lalu amarah kita membuncah ketika mengetahui kabar bahwa Bunta, Gajah Sumatera di Aceh, dibunuh dengan keji hanya untuk diambil gadingnya. Nasib teman-teman Bunta yang lain pun kian terancam akibat perburuan dan semakin berkurangnya hutan, rumah Gajah Sumatera, akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit.

Photo source: Harnas
Atau bagaimana kabar Orang Utan kita yang juga terancam akibat kebakaran hutan? Atau kabar Pesut Mahakam yang tersiksa akibat tumpahan minyak Pertamina di Balikpapan beberapa bulan yang lalu?

Pernahkah kalian melihat mereka secara langsung? Jawab dan renungkanlah sendiri dalam hati.

Kisah yang disajikan dalam seri Jurassic World terbaru ini seakan menjadi ramalan dari Holywood. Bahwa tidak mustahil masa depan satwa langka Indonesia, atau bahkan dunia, juga akan bernasib sama dengan dinosaurus-dinosaurus yang ada di Isla Nublar.

Keserakahan akan kenikmatan dunia yang semu membutakan kita. Penderitaan Bunta dan teman-temannya seakan tidak berkaitan dengan kita. Padahal, punahnya satu populasi di bumi ini akan berpengaruh pada lingkungan kita, karena merekalah yang menyeimbangkan siklus kehidupan makhluk hidup di bumi.

Menikmati film Jurassic World: The Fallen Kingdom ini membuat saya merenung. Apa yang bisa kita lakukan untuk tetap menjaga kelestarian hidup satwa-satwa yang terancam punah di bumi ini? Apa kamu juga akan ikut bertindak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *